Sabtu, 14 Januari 2012

Pemerintah Jepang: Negara Dalam Keadaan Darurat

TRIBUNNEWS.COM - Jepang menyatakan negara dalam keadaan gawat darurat setelah lima reaktor nuklir di dua pusat pengembangan kehilangan kemampuan mengontrol pendingin akibat gempa berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) mengguncang negara itu.

Dilansir AP, Sabtu (12/3/2011), operator di pusat pengembangan nuklir di Fukushima Daiichi, Unit I, tak bisa dikendalikan tekanan panasnya. Ribuan warga yang tinggal di lokasi itu sudah dievakuasi sementara para pekerja di lokasi reaktor nuklir berjuang keras agar tidak terjadi kebocoran bahan radioaktif.

Tsunami membuat aliran listrik ke lokasi itu terputus sementara generator tak bisa berfungsi. Akibatnya, sistem pendinginan tak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Sedikitnya 3.000 orang dalam jarak tiga kilometer dari lokasi pengembangan nuklir sudah dievakuasi tetap zona 0 kini ditingkatkan menjadi dua kali lipat.

Pemerintah Jepang menyatakan negara dalam keadaan darurat untuk unit Daiichi, pengilangan nuklir pertama dalam sejarah Jepang. Namun tak selang beberapa jam, Tokyo Electric Power Co yang mengoperasikan enam reaktor di pengilangan Daiichi di timur laut Jepang juga kehilangan kemampuan pendinginan di reaktor kedua dan unit tiga di dekat pengilangan Fukushima Daini.


View the original article here



www.KaskusMedia.blogspot.com

jika diwebsite ini anda menemukan artikel dengan informasi dan konten yang salah, tidak akurat, bersifat menyesatkan, bersifat memfitnah, bersifat asusila, mengandung pornografi, bersifat diskriminasi atau rasis mohon untuk berkenan menghubungi kami di sini agar segera kami hapus.
◄ Newer Post Older Post ►
 

© BBC.WEB.ID Powered by Blogger